Salah satu karunia kehamilan adalah membesarnya ukuran payudara yang umumnya membuat perempuan terlihat lebih seksi! Selama kehamilan bentuk payudara perempuan akan berubah. Selama masa ini payudara akan terasa lebih kencang, lebih besar, dan lebih penuh. Beratnyapun akan menjadi 1,5 sampai 2 kali beratnya dari sebelum hamil. Payudara yang dirawat dengan baik selama kehamilan bukan hanya akan memperlancar produksi ASI tapi juga akan menjaga bentuk payudara tetap baik selama menyusui. Perawatan payudara sebaiknya dilakukan ketika kehamilan telah mencapai 5-6 bulan. Jika perawatan payudara dilakukan sebelum masa itu atau sejak awal kehamilan dikawatirkan akan menimbulkan kontraksi rahim.
Langkah-langkah merawat payudara selama kehamilan adalah sebagai berikut:
- Gunakan bra yang sesuai dengan bentuk payudara yang mulai membesar, jangan memakai bra yang sudah kekecilah karena hanya akan menyakiti payudara dan menyebabkan mastitis (infeksi pada kelenjar susu di payudara). Sebaiknya pula gunakan bra khusus untuk menyusui di akhir periode kehamilan guna kesiapan mental untuk menyusui bayi Anda.
- Hindari sabun ketika Anda membersihkan payudara dan putting karena hanya akan membuatnya kering. Gunakan hanya air untuk membersihkan kedua daerah tersebut dan keringkan dengan handuk.
- Cek selalu kondisi payudara Anda, jika terdapat kotoran yang telah mengeras dan telah menjadi kerak sehingga tidak mudah dibersihkan , maka gunakanlah minyak kelapa. Kompres puting susu sampai daerah aerola mamae (daerah seputar putting yang berwarna gelap) selama 2-3 menit, gunanya untuk memperlunak kotoran yang menempel sehingga mudah dibersihkan. Jangan gunakan alkohol karena hanya akan melukai putting dan membuatnya lecet.
- Ketika usia kehamilan telah mencapai 8 bulan lakukan pemijatan payudara secara teratur, sebelumnya siapkan terlebih dahulu baskom berisi air hangat dan air dingin, minyak kelapa yang bersih, atau baby oil, handuk dan kapas. Bersihkan payudara menggunakan air, lalu pijat dengan menggunakan minyak. Lakukan pemijatan dengan menggunakan kedua tangan, urut memutar payudara searah jarum jam kemudian berbalik arah berlawanan jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari bawah menuju putting. Putting susu tidak perlu dipijat karena hanya merupakan saluran air susu. Usai pemijatan ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari atau ujung ruas jari. Gunanya agar sirkulasi darah bekerja lebih baik. Selanjutnya, bersihkan putting menggunakan kapas dan minyak yang berguna melenturkan dan melembabkan puting agar saat menyusui kelak putting tidak gampang lecet. Terakhir bersihkan payudara dan putting memakai air hangat dan dingin untuk memperlancar sirkulasi darah, setelah itu keringkan dengan handuk. Pemijatan ini bisa dilakukan selama mandi.
- Melakukan senam teratur juga merupakan cara terbaik untuk menjaga bentuk payudara agar tetap kencang usai masa menyusui. Senam juga berguna untuk memperkuat otot pektoralis di dada sehingga memadatkan bentuk payudara dan merangsang produksi ASI agar lebih baik.
Bagi Anda yang baru akan mencoba senam payudara, ikutilah langkah-langkah berikut:
- Posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku, sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan ( seperti orang bersidekap ) Kemudian tekan kuat-kuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga terasa tarikannya pada otot-otot di dasar payudara. Selanjutnya lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali.
- Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut payudara ke atas. Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang dan kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.
- Lakukan perawatan secara berkala, sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

0 comments:
Post a Comment