Ceritaku Untuk Kamu Dan Dunia

Cara Mencegah Kehamilan Secara Alami

Metode pencegahan kehamilan yang paling efektif adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual, namun hubungan intim adalah kebutuhan biologis yang dibutuhkan setiap individu. Beberapa alat pencegah kehamilan memang banyak dijual dipasaran bebas namun tak semua alat pencegah kehamilan memberikan hasil yang memuaskan.



Memang tak sedikit wanita yang menunda bahkan mencegah kehamilan itu sendiri. Berbagai macam alasan dilontarkan para wanita atau istri mengapa menunda atau mencegah kehamilan, padahal banyak wanita yang menginginkan kehamilan itu terjadi, beberapa alasan yang dilontarkan para wanita atau istri mengapa mencegah kehamilan, seperti : faktor psikologis : mengalami trauma saaat hamil, pernah mengalami keguguran, belum siap mental, belum siap secara ekonomi, dan alasan lainnya.

Cara Mencegah Kehamilan Secara Alami:

1. Coitus Interuptus

Metode atau cara ini paling banyak dilakukan oleh suami-istri dengan cara ketika melakukan hubungan seksual dengan syarat mengeluarkan alat vital pria dari lubang vagina sebelum pria merasakan ejakulasi. Ejakulasi merupakan keluarnya air sperma. Namun walaupun sel sperma telah dikeluarkan diluar lubang vagina tidak menutup kemungkinan terjadinya kehamilan.

2. Pantang Berkala

Cara kedua yang juga dikenal dengan cara menggunakan kelender yang dimaksud adalah pria melihat atau mengecek catatan siklus menstruasi yang dimiliki oleh pasangannya, apakah sedang dalam masa subur atau tidak yang memungkinkan untuk melakukan hubungan seksual tanpa terjadi kehamilan. Kehidupan sperma didalam rahim wanita dapat bertahan hingga 7 hari.

Yang harus Anda perhatikan dalam penghitungan masa subur dan masa tidak subur :

- Perhatikan siklus menstruasi Anda 6 bulan terakhir, siklus menstruasi yang biasa dialami oleh wanita tidak beragam / tidak selamanya sama, yaitu antara lain : 21 hari, 28 hari dan atau 35 hari.
- Masa ovulasi terjadi pada hari ke 14 15.
- Masa subur adalah 3-4 hari sebelum dan seseudah masa ovulasi.
- Untuk menghitung masa subur dan masa tidak subur secara detail sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetrik dan Ginekologi. Namun perlu Anda ingat bahwa metode ini tidak menjamin 100% keberhasilannya, sekian prosen wanita yang secara tidak sengaja hamil dengan cara ini.

3. Alat Kontrasepsi



Alat kontrasepsi memiliki banyak jenis yang biasa digunakan oleh para wanita yang biasa digunakan dalam menggunakan atua memilih alat kontrasepsi yang sekiranya aman atau dapat mencegah kehamilan, seperti kondom, pil KB, Norplant, suntik, Inplant/IUD.

- Kondom

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan dan menjadi pilihan utama untuk menghindari atau mencegah kehamilan, guna dari kondom tak hanya demikian. Tujuan pemakaian kondom saat melakukan aktivitas seksual adalah mencegah diri dari bahaya penyakit kelamin, mencegah alat vital dari infeksi kuman atau bakteri penyebab virus HIV/AIDS. Kondom dipilih sebagai alat kontrasepsi yang aman karena harganya murah, mudah didapat dan mudah digunakan. Kondom yang juga memiliki aneka rupa dan warna, jika digunakan dengan baik dan benar dapat mencegah kehamilan.

- Pil KB

alat kontasepsi yang juga banyak menjadi pilihan para ibu atau wanita adalah Pil KB, dengan menggunakan pil KB dipercaya dapat mencegah kehamilan atau menunda kehamilan berikutnya. Pil KB berfungsi sebagai pengendali dan melindungi indung telur agar tidak melepas sel telur. apabila sel telur sudah terlepas, pil KB masih dapat menghalangi telur agat tidak tertanam dengan cara menjaga saluran urine tidak terlalu menebal. Penggunaan pil KB juga dapat dikatakan alat kontrasepsi yang paling efktif dan disukai pria dibanding dengan menggunakan kondom. Namun menggunakan alat kontrasepsi seperti pil KB ini sering kali membuat banyak wanita mengalami siklus menstruasi yang tidak lancar dan tidak mormal. Akhirnya pil KB mempertebal serviks.

- Norplant

Norplant atau Susuk adalah termasuk hormon yang cara kerjanya tidak berbeda dengan pil KB. Dokter akan menanamkan kedalam lengan tanganmu enam benda kecil sebesar batang korek yang akan terus-menerus melepaskan hormon. Mereka bisa dipakai selama lima tahun dan bisa mendapatkan gantinya yang baru. Cara pencegah kehamilan ini dianggap aman dengan tingkat pencegahan lebih dari 99 persen.

- Suntik / Injeksi

Obat yang kerap kali digunakan, yaitu : Depo-Provera. Depo-Provera adalah hormon yang diinjeksikan ke dalam pantatmu atau lengan tanganmu oleh dokter setiap tiga bulan sekali atau sebulan sekali (ada dua pilihan). Ia juga memiliki cara kerja mirip dengan Pil KB dan Norplant. Depo-Provera memiliki tingkat pencegahan kehamilan lebih dari 99 persen dan harganya yang relatif murah.

- Diagfragma/Kap Serviks Uterus

Keduanya adalah kap-kap karet yang dimasukkan ke dalam vagina kira-kira enam jam sebelum berhubungan intim. Mereka akan menutupi pembukaan serviks sehingga sperma tidak bisa masuk ke dalam rahim / uterus. Spermisida juga disertakan dalam kedua produk ini sebagai senjata tambahan pembunuh sel sperma. Anda harus mengunjungi dokter agar bila terpasang dengan benar dan harus memiliki resep untuk mendapatkan diafragma atau kap serviks uterus.

4. Steril / MOW dan MOP

MOW = Metode Operasi Wanita, yaitu : dengan cara memutus atau memasang cincin pada tuba falopi untuk mencegah sampainya sel telur dari ovarium menuju ke uterus.
MOP = Metode Operasi Pria, yaitu : metode kontrasepsi yang berfungsi untuk mencegah sel sperma keluar dari testis (tempat produksi sel sperma).

MOP dan MOW dilakukan oleh dokter spesialis obsterik dan ginekologi, di kamar bedah.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mencegah Kehamilan Secara Alami

0 comments:

Post a Comment